Lepas dari Deindex Google dengan Sendirinya

Saya harus bersyukur dengan kejadian ini. Ya, domain ini yang dulunya deindex, kemudian lepas, kemudian deindex lagi di tahun pertengahan 2018 hingga Juni 2020 kemarin. Di tahun 2018 sudah saya coba untuk ajukan banding ke Google. Jawabnya, ditolak. Tahun 2019 lalu juga saya ajukan banding lagi ke Google, jawabnya ditolak juga.

Ter-index Kembali dengan Sendirinya

Sampai akhirnya tahun 2020 ini, saya sudah putus asa dan rencana tidak memperpanjang lagi domain ideakan.com ini. Domain ini, jujur namanya sangat bagus dan natural. Berat akan melepasnya. Sebelum benar-benar melepas, saya iseng-iseng cek di Google dengan ketik site:ideakan.com. Saya terkejut, domain ini ter-index lagi.

Saya tidak melakukan upaya apapun. Kamu bisa membaca tulisan mengenai keputusasaan saya di postingan Mencoba Banding Karena Dugaan Pure Spam. Dari postingan itu saya tidak melakukan apapun. Kalau ada placement content di blog ini, tetap saya terima. Meski kadang di dalam hati merasa agak bersalah karena domain ini saat itu deindex.

Google Tidak Sempurna

Dari kejadian ini, saya memaklumi. Google meng-index ratusan juta website, jadi wajar jika melakukan kesalahan. Algoritmanya tentu tidak sempurna juga. Dan kalau deindex, jangan langsung tidak diperpanjang. Tunggu dulu. Bisa jadi beberapa bulan ter-index lagi.

Kejadian yang cukup menyesakkan, salah satu domain bagus yang saya punya deindex bersamaan dengan ideakan.com ini. Konyolnya, saya langsung tidak memperpanjangnya. Bisa jadi, domain tersebut bisa ter-index lagi seperti domain ideakan.com ini. Apalagi barusan saya cek skor Domain Authority (DA) domain tersebut 19. Itu skor yang cukup buat blog menghasilkan uang. Tapi ya bagaimana lagi, domain tersebut sudah dibeli HugeDomains dan dijual lagi dengan harga fantastis, $2195. Menyesal. Hehe.