Belajar Tertib Lalu Lintas dari Kota Medan

Belajar Tertib Lalu Lintas dari Kota Medan

Ketika berbicara mengenai kota metropolitan, maka pemandangan kemacetan seakan-akan tidak dapat dihindarkan. Terutama di jam-jam sibuk, lalu lalang di jalanan yang padat sepertinya telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Permasalahan di tengah kota padat inilah yang selalu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

mobil-jejer

Nah, hal inilah yang mendorong setiap pemerintah kota untuk mencari solusi agar dapat memberikan pelayanan berkendara yang terbaik bagi warganya, salah satunya kota Medan. Selama empat tahun berturut-turut, kota Medan telah dianugerahi piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dengan kategori lalu lintas untuk kota metropolitan. Apakah rahasia dari kota Medan sehingga bisa mempertahankan gelarnya ini selama bertahun-tahun?

Rahasia Kota Medan Mempertahankan Piala Wahana Tata Nugraha

Sejak awal, tujuan pemerintah kota Medan adalah keinginan untuk memberikan sarana dan prasarana lalu lintas yang terbaik kepada masyarakat. Meskipun demikian, memang sulit untuk mewujudkannya secara menyeluruh. Sehingga, perwujudan tujuan ini dilakukan secara bertahap di beberapa ruas jalan tertentu sebelum berpindah ke jalan lainnya.

Hal pertama yang dilakukan adalah menurunkan personil petugas satuan lalu lintas untuk mengawasi dan mengatur kondisi jalan secara rutin. Tujuannya agar masyarakat merasa memiliki kewajiban untuk menaati peraturan lalu lintas walaupun dalam kondisi macet. Karena permasalahan yang sering terjadi adalah banyaknya pengendara dan pengguna jalan yang sengaja melanggar peraturan lalu lintas demi menghindari kemacetan yang parah.

Kedua, melalui penertiban parkir liar. Banyaknya pengendara yang sengaja memarkirkan kendaraan mereka sembarangan sehingga memakan badan jalan. Khususnya roda empat, apabila mereka parkir liar, maka ukuran kendaraan yang cukup besar akan sangat memakan ruang jalan sehingga mendorong terjadinya kemacetan. Pemerintah sudah meletakkan beberapa rambu-rambu dilarang parkir di beberapa area tertentu yang rawan macet.

Apabila pengendara tetap nekat untuk parkir, maka petugas akan secara tegas menindaknya. Petugas akan menggembok mobil dan memberikan surat tilang kepada pengendara. Apabila pengendara tidak juga segera memproses surat tilangnya, maka petugas akan menderek mobil tersebut. Tindakan tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pengendara yang suka parkir liar.

Selain itu, pemerintah juga berusaha memperbaiki sarana dan prasarana lalu lintas, terutama kawasan pejalan kaki atau pedestrian. Perbaikan struktur jalan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki untuk melintas di sepanjang jalan, sehingga mereka akan lebih memilih berjalan kaki untuk sampai di lokasi yang dekat dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

Pihak-pihak yang memakan ruang pejalan kaki ini seperti pedagang kaki lima dan parkir liar juga ditertibkan oleh petugas agar kawasan ini menjadi lebih nyaman untuk dilewati. Nah, melalui inspirasi 60 tahun Astra, perusahaan selalu menjadi bagian dalam menciptakan kota Medan yang tertib lalu lintas. Selain mendorong terciptanya transportasi yang aman dan nyaman, tujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat menjadi program utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *